Olahan 3

2 Dec

Hari ke-3 tantangan di weekend minggu pertama bulan Desember. Alangkah senangnya bukan bertemu kembali hari libur. Tapi tidak denganku, tidak ada hari libur yang pasti untuk seorang dengan profesi perawat sepertiku. Seperti hari ini, aku kebagian shift siang. Meskipun jam shift siang di tempatku bekerja saat ini lebih pendek dibanding shift pagi dan shift malam, namun tetap saja terasa capek dan kadang hectic juga kalau banyak pasien. Pasalnya, petugas jaga di waktu-waktu ini hanya 2 orang perawat, dan kami harus stand by untuk UGD dan juga unit rawat inap sekaligus. Dokter jaga di shift siang kadang-kadang ada tapi tidak selalu, apalagi pas jaga malam jangan berharap ada dokter jaga di Puskesmas.

***

Sebelum berbagi resep ke-3, aku mau sedikit mengevaluasi masakanku kemarin :

  • Rasa masakanku kurang tegas, asin terlalu dominan, manis juga terlalu dominan (kemarin ga sengaja numpahin gula pasir ke masakan, jadi ya kebanyakan), juga ada rasa pedasnya yang tidak mau kalah eksis. Jadi pas dimakan dilidah rasanya nano-nano ga jelas.

  • Kelemahan memasakku yang masih nampak adalah soal rasa yang belum dapat dikatakan pas dan enak.

  • Selepas makan malam, kebetulan masakan bersisa dan aku berpikir bisa dimakan untuk esok paginya. Namun, sayangnya aku lupa menyimpan di lemari es (gegara ketiduran). Alhasil, pagi-pagi makanan udah sedikit basi. Catatan penting : jangan lupa cara penyimpanan makanan supaya tidak cepat basi.

  • Porsi makanan harus sesuai dengan jumlah orang dan jumlah waktu makan supaya tidak mubazir.

  • Cara penyajian makanan kurang menarik (harus belajar menata hidangan).

Pelajaran yang bisa diambil :

  • Terus belajar dan jangan pernah takut gagal untuk mencoba dan mengeksplorasi makanan.

  • Tetap fokus.

  • Jangan lupa berbagi (perlu ada orang lain untuk mencicipi makanan supaya penilaian lebih objektif).

  • Cari ide dan inspirasi masakan dari berbagai sumber.

***

Yuk, lanjut ke *resep ketiga. Here it is!

Bahan-bahan :

Labu siam, tahu dadu kering (bisa didapat di pasar tradisional di penjual kebutuhan bakso, dan lain-lain), telur puyuh, bawang merah, bawang putih, daun bawang, minyak goreng, bumbu penyedap rasa (aku pake R*yc* rasa ayam), air matang.

Cara memasak :

  • Labu siam dipotong dadu kemudian dicuci, setelah itu direbus sampai matang (tapi jangan terlalu matang). Kemudian angkat dan tiriskan.

  • Telur puyuh dicuci, kemudian direbus sampai matang. Setelah itu kulitnya dikupas dan dibuang.

  • Bawang merah, bawang putih, dan daun bawang diiris sesuai keinginan.

  • Siapkan minyak goreng secukupnya untuk menumis bawang merah dan bawang putih. Lalu masukkan telur puyuh yang telah dikupas. Setelah baunya harum, masukkan air matang sesuai kebutuhan (bagi yang suka pedas dapat menambahkan irisan cabe rawit ke dalamnya). Lalu masukkan telur puyuh mentah, kemudian aduk hingga tercampur.

  • Masukkan tahu dadu kering, labu siam yang telah direbus, dan terakhir daun bawang. Tambahkan bumbu penyedap rasa sesuai selera. Aduk hingga merata dan bumbu meresap.

  • Angkat dan sajikan saat hangat bersama nasi putih.

Mudah dan praktis bukan? Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

.

#Harike3

#Tantangan10Hari

#Level2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemandirian

Advertisements

Olahan 2

2 Dec

Hari ke-2 sebenarnya aku bingung harus memasak apa. Pasalnya bahan masakan yang kubeli kemarin adalah bahan-bahan yang standar kubeli saat ngekost, ada wortel, labu hijau dan buncis. Biasanya supaya simpel dan cepat sayuran itu hanya kupotong-potong dan kurebus. Sudah selesai perkara. Tapi kali ini aku harus sedikit kreatif, setidaknya jangan mau kalah dengan ibu-ibu hebat di luar sana yang meskipun sudah sibuk dengan urusan domestik ataupun ranah publik, anak, dan suami tapi masih sempat membuat masakan yang enak untuk keluarganya.

***

Memasak itu sebenarnya menyenangkan. Memasak bisa membangkitkan imajinasi-imajinasi liar untuk dituangkan menjadi hidangan yang tak terduga. Ada satu acara memasak yang sangat aku suka baru-baru ini yaitu Iron Chef yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV swasta, dimana para chef profesional ditantang untuk membuat 3 hidangan sekaligus dari mulai menu appetizer (hidangan pembuka), main course (hidangan utama), dan juga dessert (hidangan penutup) dengan satu bahan dasar utama yang tidak diketahui sebelumnya dan bahkan kadang-kadang tidak terduga sama sekali. Menurutku, kemampuan seorang chef dalam mengolah suatu bahan makanan hingga menjadi hidangan yang benar-benar dapat dinikmati oleh orang banyak adalah suatu tantangan yang harus dibuktikan dalam acara ini. Pernah suatu kali saat episode para chef yang akan bertanding dengan bahan dasar utama otak sapi membuatku agaknya bertanya-tanya, ‘memang bisa otak sapi jadi menu dessert?’. Dan acara ini memberikan jawabannya bahwa hal itu bisa dan mungkin dilakukan. Sugoi ga tuh!

Dari acara tersebut aku mengambil kesimpulan bahwa untuk memasak jangan takut untuk mencoba dan berimajinasi menuangkan ide-ide yang terlintas di pikiran dalam membuat menu masakan meskipun kemudian hasilnya gagal dan tidak sesuai harapan. Karena memasak itu soal jam terbang, pembiasaan, dan latihan terus-menerus.

Maka, targetku untuk 10 hari ke depan adalah dengan tema masakan mix and match bahan-bahan makanan maupun bumbu penunjang masakan yang ada saat ini. Not to worrying if that would be fail or not good. Bahasa Inggrisnya maksain banget!

***

Dan, inilah *resep hari ini.

Bahan-bahan :

Buncis, tahu dadu kering (bisa didapat di pasar tradisional di penjual kebutuhan bakso, dan lain-lain), sosis siap makan, bawang merah, bawang putih, cabe merah, daun bawang, gula pasir, minyak goreng, garam, air matang, cabe bubuk (aku pake B*n cabe rasa ebi kriuk level 2 biar praktis).

Cara memasak :

  • Buncis dipotong sesuai ukuran yang dikehendaki, dicuci sampai bersih.

  • Buncis direbus sekitar 5 – 7 menit (pastinya berapa menit lupa) supaya agak lunak. Setelah itu angkat dan tiriskan.

  • Bawang merah, bawang putih, cabe merah, daun bawang, dan sosis siap makan diiris sesuai keinginan.

  • Siapkan minyak goreng secukupnya untuk menumis bawang merah dan bawang putih. Lalu masukkan potongan sosis dan cabe merah. Setelah baunya harum, masukkan air matang sesuai kebutuhan. Lalu masukkan tahu dadu kering, buncis yang telah direbus, dan terakhir daun bawang. Tambahkan gula pasir, garam, serta b*n cabe bubuk sesuai selera. Aduk hingga merata dan bumbu meresap. Angkat dan sajikan saat hangat bersama nasi putih.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.


Resep #2

#Harike2

#Tantangan10Hari

#Level2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemandirian