Great Creature

23 Mar

Ada kesulitan tersendiri ketika sebuah kebiasaan yang terdiamkan begitu lama saat akan dimulai kembali harus bertolak ke titik awal lagi. Bingung. Itulah kata yang bisa menggambarkan situasi pikir dan emosi seperti sekarang ini. Bingung untuk menuliskan apa. Padahal ada banyak hal yang dapat diurai di semesta ini. Tuhan menciptakan berbagai materi di dunia ini dengan ragam bentuk, rupa, warna, ukuran, fungsi, dan lainnya yang sulit dijabarkan dengan kata-kata.

***

Makhluk yang bernama manusia adalah salah satu ciptaanNya, yang bisa dikatakan ‘masterpiece’ nya ALLAH SWT. Sebagaimana tertuang dalam ayat-ayatNya;

‘…sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.’ (Q.S. At-Tiin 4)

‘Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam tubuh nya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, tetapi kamu sedikit sekali bersyukur.’ (Q.S. As-Sajadah 7-9)

Di antara tumbuhan dan hewan, manusia memiliki seperangkat kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk yang lainnya termasuk malaikat dan jin sekalipun. Dari ayat di atas ada 3 modal yang dimiliki oleh manusia, yakni mata, telinga, dan hati. Dengan 3 kelengkapan ini manusia siap menjadi manusia pembelajar (artinya memasuki proses belajar). Selain itu, manusia dikaruniai oleh ALLAH SWT kelebihan akal. Dengan akal manusia bisa menjadi baik, benar, dan cerdas bila potensi akal disandarkan kepada hukum ALLAH SWT dan sunnah Rasul SAW. Tapi dengan akal manusia pun bisa menjadi jahat, salah, sombong, bodoh dan dungu bila akal dijadikan sandaran penuh akan semua masalah dalam kehidupannya. Jadi, manusia memiliki hak memilih atas hidupnya.

‘Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan hidup (baik dan buruk).’ (Q.S. Al-Balad 10)

Jadi, berhati-hatilah. Derajat manusia yang bertaqwa akan melebihi derajat seorang malaikat, dan sebaliknya derajat manusia yang hanya menghamba dan menuruti hawa nafsunya akan lebih hina dari binatang sekalipun.

***

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: