Rindu

2 May

‘Kata orang rindu itu indah, namun bagiku ini menyiksa

sejenak kupikirkan untuk kubenci saja dirimu

namun sulit ku membenci’

Inilah sepenggal lirik lagu yang dikarang oleh Melly Goeslaw yang berjudul ‘Bimbang’. Lagu ini cukup populer di tahun 2000-an (tepatnya lupa!). Lagu ini merupakan bagian dari album OST Ada Apa Dengan Cinta yang sangat diminati para remaja saat itu. Tapi, bukan film atau hal-hal lainnya yang ingin dibahas dalam tulisan ini, namun lebih kepada menggali makna petikan syair lagu di atas.

Sebenarnya rindu itu apa? Dan bagaimana bentuknya? Kenapa ada kata rindu di dunia ini? Kenapa rindu itu hadir? Dan segudang pertanyaan lainnya yang akan muncul.

Rindu itu indah, namun menyiksa…pernyataan ini kontradiksi satu sama lain. Satu sisi ‘rindu’ memiliki rasa keindahan yang luar biasa (kemungkinan interpretasi setiap orang akan berbeda-beda). Lalu, kenapa di waktu yang lain orang mengatakan rindu itu merupakan sebuah siksaan. Hal apa yang mendasarinya?

Tapi, bait syair berikutnya juga merupakan hal yang unik dan tidak biasanya. Dalam ilmu jiwa hal seperti ini dinamakan ambivalensi. ‘Ingin kubenci tapi kurindu’.

Rindu adalah anugrah dari Allah. Rindu adalah rasa yang humanis. Rindu bisa melanda siapa pun dan dalam hal apapun.

Rindu ini memang kadang tak kumengerti.

(Desember 30, 2009)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: