Singkat Saja

2 May

Waktu memburu. Berpacu. Melaju dengan gerak dan langkah ini. Pikiran ini sesungguhnya buntu. Tapi ingin kupaksakan agar ia keluar dan muntahkan segala isi yang mengganjal di dalamnya. Ingin dapat kutulis satu saja sajak hari ini, tapi begitu susahnya ia muncul. Bisakah seperti asap yang mengepul terbawa udara bebas. Singkat cerita, aku terpaksa menuliskan ini. mungkin isinya kosong, tak berbekas. Tapi beginilah adanya. Singkat kata, aku tak mampu melahirkan pikiranku sendiri. Payah.

Singkat saja, sajak ini kutuliskan untukmu yang tertanam dalam dadaku. Namamu ikut mengalir bersama aliran darah tubuhku. Satu sajak dengan satu kalimat kutuliskan saja disini.

Singkat saja, singkat kata, kutitip rindu buatmu.

: Ibu

(Desember 18, 2009)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: