5 x16 Anniversary

16 Sep

Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat bertambah umur untuk ARASHI yang ke-16 tahun. Baru kali ini saya merasa menyukai sebuah grup/penyanyi yang benar-benar memberikan pengaruh ke dalam hidup saya. So, I want to say Arigatou. Semoga ini tidak berlebihan. 

O tanjoubi omedetou A.RA.SHI.

Semoga selalu menginspirasi

sumber gambar : http://8tracks.com

sumber gambar : http://8tracks.com

Dalam kesempatan ini, saya ingin bercerita awal mula saya menyukai Arashi. Semoga ceritanya tidak membosankan.

Ada banyak hal di dunia ini yang bisa menjadi sumber inspirasi. Orang tua, guru, teman, alam sekitar, fenomena alam seperti hujan, pelangi, tokoh dunia, puisi, lagu, dan sebagainya. Setiap orang tentu bisa jadi sama bisa juga berbeda. Saya adalah orang yang senang mendengarkan musik dari berbagai macam aliran (tapi tidak semua), dalam berbagai bahasa (tidak semua juga), dan dari banyak penyanyi. Seriously, saya adalah penikmat musik. Sejak kecil, saya suka mendengarkan radio, tontonan favorit saya semasa SD adalah MTV. Musik memberi warna tersendiri dalam kehidupan saya. Dan kadang jika sedang ‘mumet’ saya lebih suka bernyanyi asal tidak ada orang lain selain saya yang mendengarkannya (sadar diri dengan suara yang jelek!). Begitulah, musik mampu menjadi terapi jiwa.

Di awal tahun 2011, saya mulai mengenal A.RA.SHI., tetapi hanya sekedar tahu nama. Kebetulan di playlist komputer rumah, adik saya menyimpan salah satu folder berisi lagu-lagu Jepang. Di antara deretan lagu yang ada, terseliplah mp3 Arashi dengan 4 lagu tetapi dua diantaranya berbentuk musik box yaitu ‘Beautiful Days’ dan ‘Happiness’, dan dua lainnya ‘Dear Snow’ dan ‘Hatenai Sora’. Itulah lagu arashi pertama yang saya dengar, tapi jarang saya putar karena lebih senang mendengarkan lagu ‘Hana’ nya Atari Kousuke. Dan tanpa sadar juga, saya sempat beberapa kali melihat sedikit cuplikan PV Arashi di acara J-Melo di NHK World TV, tapi itu hanya sekilas saja. Jika kebanyakan orang yang saat ini menjadi fans mengenal Arashi dari dorama ‘Hana Yori Dango’ melalui peran Domyouji yang dimainkan oleh Jun Matsumoto (salah satu member Arashi) yang pada saat itu populer sekali karena ditayangkan di salah satu TV swasta di Indonesia. Seingat saya, tahun diputarnya dorama itu tahun dimana saya masih menjadi penghuni asrama. Maklum, di asrama tidak diperbolehkan menonton TV kecuali pada hari Kamis sore pukul 16.00 sampai dengan Jumat pukul 16.00 WIB. Jadi ya terasing dari dunia luar, hehe.

Singkat cerita, pada tahun 2013, saat sedang stresnya dengan yang namanya skripsi, pada suatu kesempatan saya mengobrol santai dengan teman satu kostan tentang per-Jepang-an (kami sama-sama punya mimpi ingin ke Jepang). Sambil melihat-lihat isi notebook saya, dia tiba-tiba nyeletuk, “lo suka Arashi fit?” Saya jawab, “ga, biasa aja. Ga terlalu tau juga soal mereka. Kenapa gitu?.” Dari situ, teman saya bercerita banyak soal Arashi walaupun tidak mendetail, saya cuma menyimak dengan tenang. Akhirnya, dia merekomendasikan beberapa file Arashi dan dicopy ke notebook saya. Ada 5 video dan beberapa lagu dalam format mp3 (just little). Dan langsung saja karena dibuat penasaran, saya putar beberapa video klip Arashi. ‘Hero’ adalah PV yang pertama kali saya lihat. Saya simak baik-baik itu lagu walaupun sumpah tidak paham sama sekali artinya, ada terjemahannya tapi dalam bahasa Spanyol. Tetapi, dengan melihat isi PV dan dilihat dari judul lagu saya pikir lagu itu bertemakan motivasi dan pada saat yang bersamaan I started to love one of the member of Arashi but I didn’t knew his name, hehe. Dan benar saja setelah searching di mbah Google makna lagu itu sangat menginspirasi. Lagu yang cocok dengan kondisi saya pada saat itu dimana melawan hawa nafsu diri sendiri saat naik turunnya semangat untuk menyelesaikan skripsi benar-benar merupakan sebuah perjuangan. Selain orang tua, maka lagu inilah yang menemani hari-hari saya dalam merampungkan naskah skripsi. Jadi, saya menobatkan lagu ‘Hero’ dari Arashi sebagai theme song  momen saat mengerjakan skripsi.

Barulah saya merasa benar-benar nge-fans sama Arashi mulai tahun 2014. Gara-garanya, saat saya menginap di kostan teman, pada waktu itu saya memutar lagu-lagu Arashi dari Hp, terus teman saya bertanya, “teh, itu lagu siapa?” Saya jawab, “lagu Jepang yang nyanyi Arashi.” Ternyata, selang beberapa lama kemudian, saya menginap lagi di kostannya, tanpa diketahui oleh saya dia mencari tahu Arashi dari internet (kebetulan di kostannya terpasang koneksi internet). Jadilah, teman saya itu lebih tahu Arashi daripada saya, bahkan dia berhasil mengunduh Album Arashi dari tahun 2001 sampai dengan yang terbaru (2014). Benar-benar, niat banget! Saya saja yang berusaha searching lagu-lagu Arashi merasa kesulitan menemukan, paling cuma 4-5 lagu yang didapat. Itu juga lagunya bukan yang benar-benar populer. Jepang kan dikenal sangat ketat soal copyright.

Mungkin, inilah sedikit cerita awal mula menggemari Arashi. Menurut saya, mereka sangat menginspirasi. Saya melihat Arashi sebagai idol grup tentunya melihat karya-karya mereka dan sejarah perjalanan karir mereka di industri hiburan Jepang yang tidak mudah. Dari mereka yang bukan siapa-siapa menjadi Arashi yang sekarang. Semoga hal yang baik dan positif yang saya ambil dari Arashi bisa saya terapkan dan aplikasikan dalam kehidupan saya sehari-hari.

*PV = Promotion Video           *Idol Grup = istilah yang dipakai di Jepang, seperti boyband

~FitRah~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: