Biografi Patah Hati

21 Apr

Ia menusuk akal dan nurani 

di bilik-bilik jantungnya sendiri

seperti tertusuk tajamnya pisau

.

tapi roman kekecewaan 

yang ia tampakkan di wajah sendunya

dari godaan iblis yang membisikkan 

bertubi-tubi hujatan takdir ke dadanya 

.

Sesekali ia merasa hancur lebur oleh perasaannya sendiri.

Sesekali ia merasa sudah mati

.

23 April 2015

(0)

sumber gambar : setipe.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: