Tentang Kamar 215, Mawar

23 Apr

Tak susah menemukan asrama berduri ini

ikuti saja jalan menuju ke mesjid

sebelah kiri, sebelum tikungan

ada pintu terbuka

tertempel papan hitam di tembok bertuliskan “Mawar”

.

Tepat sesaat memasuki lobi,

naikilah tangga yang membuat

nafasmu sedikit terengah-engah

di lantai dua, di lorong sebelah kanan dari tangga

dan akan kau temukan pintu muka tanpa angka
aku dan si tengah yang kemudian

berinisiatif membubuhi tulisan angka ‘215’

dengan sisa-sisa tinta spidol yang sudah sekarat

.

aku, si sulung

sudah pasti paling tua
angka tidak bisa bohong

.

waspadai, si tengah

paling aktif menyulut kericuhan
berujung Perang Dunia pecah seketika

.

hati-hati pada si bungsu

ahli membuat hati dongkol
tak usah bertanya atau merespon pertanyaan, sama dongkolnya

.

aku, tengah, dan bungsu

adalah orang-orang yang hidup satu atap di Mawar 215

.

Sebentuk kehidupan kamar 215 :

<Menyenangkan hidup dengan makhluk boros tertawa>

<Hangat sebagai saudara baru, bentukan akibat persamaan nasib>

<Saling menghargai dalam perbedaan>

<‘Ngangenin’, perasaan yang paling benci untuk diakui>

<Kadang gaduh. Mohon maaf kepada tetangga sebelah yang terkena dampak polusi bising tak terkendali>

<Kadang ada secuil konflik>

<Kadang terasa horor. Bukan karena gangguan makhluk ghaib, horor akibat anomali perilaku>

<Sering terasa terintimidasi karena status dan keadaan. Siapkan mental kesabaran>

.

Begitulah, bagiku

empat bulan berlalu

meninggalkan jejak-jejak warna

kuning, biru, abu-abu

dan sejumput memori

lahir

dari kebersamaan yang

terlalu indah untuk dilupakan
Mawar 215

.

6 April 2016

(0)

Advertisements

Menulislah

23 Apr

Menulislah, 

menulis, dan uraikan

kata demi kata, serentetan peristiwa

tetaplah menulis, dan 

ungkapkan kalimat

demi kalimat yang tak sempat mereka

dengar dari lisanmu

Tulislah, 

dan pasti kita bertemu di satu bingkai

cerita abadi

.

*terinspirasi dari salah satu karya sajak M. Irfan Hidayatullah dalam buku antologi puisi ‘Perjalanan yang Bulan’.

.

5 April 2016

(0)

sumber gambmar : http://www.masirul.com